Indonesia memiliki banyak peninggalan sejarah masa lalu terutama di Pulau Jawanya. Peninggalan sejarah tersebut masih dilestarikan sampai saat ini. Bahkan banyak diantaranya dijadikan sebagai objek wisata. Salah satunya yaitu Candi Barong. Namun sayangnya, Candi Barong Jogja masih kalah pamor dengan candi-candi lain di Jawa Tengah.

Sejarah dan Keindahan Candi Barong Jogja

candi-barong-yogyakarta

Candi Barong adalah candi peninggalan Kerajaan Medang periode Mataram. Sebenarnya, sejarah dibangunnya Candi Barong belum diketahui kebenarannya secara autentik. Sehingga para Arkeolog sepakat bahwa candi ini dibagun pada abad ke-9 dan ke-10 M.

Ketika ditemukan, Candi Barong sudah dalam keadaan runtuh. Lalu kemudian dilakukan pemugaran pada tahun 1987 dengan menyusun kembali dua candi utama. Pemugaran itu pun selesai pada tahun 1992 kemudian dilanjutkan dengan pemugaraan talud dan pagar. Talud yaitu bangunan untuk memperbesar kestabilan tanah atau dinding penahan tanah.

Selama pemugaran di sekitar Candi Barong banyak ditemukan peninggalan material lain. Seperti, Candi Miri, Candi Dawangsari, Arca Ganesa, Situs Ratu Boko, dan Arca Dyani Bodhisatwa Sumberwatu. Dan ditemukan juga beberapa peralatan rumah tangga seperti mangkuk kramik, mata panah, sendok dan guci.

Berbeda dengan candi-candi lain di Jawa Tengah, Candi Barong merupakan bangunan punden berunduk. Model bangunan suci pada masa pra Hindu yang memiliki teras bersusun tiga dan bangunan utamanya terletak paling tinggi. Bangunan utamanya tersebut terdiri dari dua buah bangunan candi yang berukuran 8,18 x 8,18 m, dengan tinggi 9,05 m menghadap ke barat.

Seperti candi pada umumnya, Candi Barong juga tebagi menjadi tiga bagian yaitu kaki, tubuh dan atap candi. Sementara arsitektur dan konstruksi candi barong berlatar belakang agama Hindu tetapi memuja Dewa Wisnu. Hal tersebut bisa dilihat dari adanya penemuan arca Dewa Wisnu dan Dewi Sri.

Keunikan dan keistimewaan objek wisata Candi Barong Jogja terletak pada tata letak candi yang menunjukkan adanya hubungan dengan tradisi masa pra sejarah khususnya masa megalitikum. Hal itu ditandai dengan pola pembagian halaman berbeda dengan ketinggian teras. Sementara nama ‘barong’ nya sendiri dilatar belakangi oleh hiasan kala dan makara pada bangunan utama candi menyerupai barong.

Belajar Sejarah Peninggalan Hindu dengan Menjelajah Candi

Mengulik tentang sejarah Candi Barong yang panjang, tentunya akan sangat menyenangkan jika Anda bisa datang dan melihat langsung candi ini. Anda juga dapat mengajak sauda dan keluarga terutama anak Anda dan mengenalkan Mereka pada peninggalan pra sejarah sedini mungkin.

Tempat Berburu Spot Berlatar Bangunan Candi yang Klasik

candi-barong-yogyakarta

Selain belajar sejarah, Anda juga bisa mengabadikan momen berkeliling candi bersama keluarga dan teman-teman Anda. Latar bangunan candi yang klasik akan menghasilkan foto etnik yang berbeda dan menarik. Konon katanya waktu terbaik mengambil foto di bangunan prasejarah ini adalah saat matahari terbit dan terbenam. Pada waktu tersebut foto yang Anda hasilkan Akan terlihat lebih etnik dan klasik.

Lokasi, Akses Jalan dan Rute ke Candi Barong

Candi Barong Jogja terletak di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman. Candi ini pun berdekatan dengan candi-candi lain, seperti di sebelah Barat berdekatan dengan candi Banyunibo, di sebelah Tenggara tedapat candi Ijo. Dan beberapa situs seperti Candi Miri, dan Candi Sumberwatu, arca Ganesha, dan Candi Dawangsari.

Akses jalan menuju candi barong cukup mudah hanya saja struktur jalanan yang berbatu dan rusak akan membuat perjalanan Anda kurang nyaman. Apalagi jika Anda menggunakan mobil, Anda akan mengalami sedikit kesulitan. Jadi, disarankan jika Anda ingin berkunjung ke candi ini, Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua seperti sepeda dan motor.

Terdapat dua alternatif jalan menuju candi barong. Pertama, jika Anda bertolak dari tebing breksi, Anda akan melewati perkampungan dengan struktur jalan campuran. Kedua, jika Anda bertolak dari Prambanan, arahkan kendaraan Anda menuju hotel Abyagiri, dari hotel tersebut Anda akan menempuh perjalanan sekitar 1 km lagi. Anda juga bisa menggunakan GPS atau bertanya pada warga sekitar.

Harga Tiket Masuk, Jam Buka dan Fasilitas

Obyek wisata ini buka setiap hari di jam 08.00-17.00 WIB. Dan untuk menikmati keindahan bangunan klasik candi anda akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp5.000,00 untuk wisatawan domestik dan Rp10.000,00 untuk wisatawan asing. Sayangnya fasilitas seperti toilet dan mushola tidak tersedia di kawasan candi. Di kawasan ini hanya tersedia tempat parkir gratis dan warung makan di luar kompleks candi.

Demikian beberapa informasi mengenai Candi Barong Jogja. Semoga dapat membantu Anda memilih referensi tempat liburan. Untuk mempermudah perjalanan Anda, sebaiknya Anda menggunakan motor menuju Candi Barong. Tidak perlu khawatir karena anda bisa menyewanya di sewamotorjogja.id. Semoga liburan Anda menyenangkan.