Bukit Nglanggeran Yogyakarta yang berada di Gunungkidul semakin mengukuhkan bahwa Gunungkidul memang memiliki banyak pesona. Bukit ini masuk kategori gunung purba yang terbentuk sekitar 60-70 juta tahun lalu. Selain memiliki kecantikan yang menawan, Bukit Nglanggeran juga memiliki kemisteriusan tersendiri.

Berkenalan dengan Bukit Nglanggeran Yogyakarta

bukit-Nglanggeran-yogyakarta

Asal kata nglanggeran sebenarnya adalah nglanggar yang dalam bahasa Indonesia berarti melanggar. Konon pada ratusan tahun lalu, ada dalang yang diundang oleh penduduk desa dalam rangka pesta syukuran hasil panen. Sayangnya, warga desa melakukan sesuatu yang ceroboh. Mereka justru merusak wayang si dalang. Si dalang yang murka pun mengutuk warga desa menjadi wayang dan dibuang ke Bukit Nglanggeran.

Dari hasil penelitian, bukit ini dahulunya merupakan gunung berapi aktif, namun itu sekitar 60 juta tahun lalu. Puncak dari bukit adalah Gunung Gedhe di ketinggian sekitar 700 mdpl dan luasnya mencapai 48 hektar.

Meski Misterius, Tempat ini Begitu Indah

Sejak tahun 2013, atau lebih tepatnya pada tanggal 19 Februari 2013, Sri Sultan HB X meresmikan Nglanggeran sebagai tempat wisata. Tempat wisata ini terbilang baru, karena masih sekitar lima tahun berdiri. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, sebuah danau buatan yang cantik yang disebut Embung Nglanggeran berhasil di buat di kawasan Bukit Nglanggeran Yogyakarta ini.

Selain sebagai tempat wisata, embung tersebut digunakan sebagai tempat menampung air pada musim penghujan, sehingga ketika musim kemarau para petani bisa memanfaatkan air yang telah ditampung tersebut.

bukit-Nglanggeran-yogyakarta

Gunung Nglanggeran memiliki saudara yang ada di sekelilingnya, yakni Gunung Kelir, Gunung Gedhe, Gunung Bongos, Gunung Blencong, dan Gunung Buchu. Selain itu, terdapat juga Sumber Air Comberan, Tlogo Wungu, Tlogo Mardhido, Talang Kencono, dan Pamean Gadhung.

Meski memiliki sejarah sehingga menampilkan wajah misterius bagi Gunung Nglanggeran, namun semua tempat di kawasan tersebut nyatanya memiliki eksotisme alam yang enggan membuat mata beranjak.

Berbagai Keseruan yang Bisa Dilakukan Di Bukit Nglanggeran

Bukit Nglanggeran Yogyakarta menawarkan suguhan sepasang sunrise dan sunset, bulan yang tampak jelas ketika langit pekat disertai dengan hiasan gugus gemintang yang gemerlap.

Bagi yang ingin menguji andrenalin, maka di sini dapat juga dilakukan olahraga panjat tebing, selain juga tempat ini cocok dijadikan sebagai tempat camping dan untuk didaki, tentunya. Hanya saja untuk mendaki gunung ini, harus sangat berhati-hati. Sebab bagaimanapun, gunung ini menyimpan misteri.

Oleh sebab tempatnya yang sangat indah, maka tempat wisata satu ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat berfoto ria. Siapa juga sih yang tidak mau fotonya memiliki latar belakang lukisan Tuhan yang sedemikian hebatnya?

Lokasi dan rute yang dapat ditempuh

Gunung Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Patuk, Guungkidul. Bagi yang ingin berkunjung, ada 3 alternatif jalur yang dapat ditempuh.

Jalur pertama, dari Wonosari melalui Bunderan Sambipitu, kemudian ambil kanan menuju Dusun Bopung. Nah dari Dusun Bopung inilah bisa langsung menuju Desa Nglanggeran.

Jalur kedua, dari pusat kota Yogyakarta menuju Bukit Bintang Patuk, lalu Radio GCD FM. Setelah sampai, maka belok kiri sampai kurang lebih jarak 7 km ke arah Desa Ngoro-ngoro. Dari Desa Ngoro-ngoro bisa langsung menuju Desa Nglanggeran.

Jalur ketiga, dari utara menuju pertigaan Bendogantungan, Klaten, ke arah selatan melewati RS Jiwa Koloni Soedjarwadi. Kemudian pasar dan Tugu Wedi, Pesu, Mawen, Teluk, sampai Sampang. Setelah itu akan ditemui jalan menanjak ke arah Baturagung dan terus menuju Desa Nglanggeran.

Jangan khawatir, akses menuju Gunung Nglanggeran sudah mulus kok!

Harga tiket dan fasilitas yang didapat

Bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata Bukit Nglanggeran Yogyakarta, Anda akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp15.000,00 pada siang hari, dan sedikit lebih mahal pada malam hari, yakni Rp20.000,00. Itu harga untuk wisatawan domestik. Sedangkan untuk wisatawa  asing, tarif yang dipatok oleh pengelola sebesar Rp30.000,00. Mungkin sekilas harganya terdengar mahal, tapi dengan segala keindahan alam yang terpancar, maka harga tersebut sebenarnya murah.

Fasilitas yang didapatkan, antara lain MCK, home stay, tanah untuk camping, tempat ibadah, balai pertemuan, posko kesehatan, dan pusat informasi.

Kemudian bagi Anda yang tidak memiliki kendaraan pribadi, atau membawa cukup banyak rombongan namun tidak memiliki cukup kendaraan, kami dari sewamotorjogja.id menyediakan jasa rental motor yang dapat Anda manfaatkan. Tentunya dengan harga yang bersahabat! Demikian ulasan mengenai Bukit Nglanggeran Yogyakarta. Sampai jumpa di ulasan tempat wisata yang lain!