Goa Pindul Yogyakarta bukan satu-satunya objek wisata gua di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menawarkan rekreasi menyusuri gua dengan cave tubing. Namun, keistimewaan yang ada di tempat tersebut membuat wisatawan lebih tertarik mengunjunginya. Salah satunya keberadaan stalaktit dan stalagmit yang menghiasi bagian dalam gua. Bahkan terdapat sebuah stalaktit yang ukurannya terbesar keempat di dunia.

Menelusuri Keindahan Goa Pindul Yogyakarta

Goa Pindul Yogyakarta diperkirakan sudah ada sejak ribuan tahun silam. Meski demikian belum ada hasil penelitian yang menjelaskan asal usulnya secara akurat. Sebelum menjadi destinasi wisata, masyarakat juga memanfaatkan sungai di dekat gua untuk mandi, mencuci pakaian, dan memancing.

Alih fungsi baru dilakukan setelah adanya sekelompok mahasiswa KKN dari Universitas Gajah Mada yang melakukan penelitian terhadap batuan di dalamnya. Setelah dipastikan aman untuk kegiatan wisata, mereka menyampaikan gagasan kepada pokdarwis (kelompok sadar wisata) setempat.

Akhirnya, sejak tanggal 10 Oktober 2010, Goa Pindul Yogyakarta secara resmi dibuka sebagai tempat wisata khusus cave tubing. Meski masih baru, tempat wisata Goa Pindul Gunungkidul sudah dikenal luas bahkan sampai ke luar negeri. Ketika musim liburan, antrean wisatawan yang akan masuk ke dalam dapat mencapai ribuan.

Asyiknya Cave Tubing di Goa Pindul Yogyakarta

Goa Pindul Yogyakarta memiliki daya tarik istimewa berupa sungai yang mengalir di sepanjang bagian dalamnya. Keberadaan sungai tersebut membuat tercetusnya aktivitas cave tubing sebagai atraksi wisata.

Cave tubing merupakan kegiatan menyusuri sungai dengan bantuan ban pelampung. Caranya hampir sama dengan rafting. Bedanya rafting dilakukan di atas aliran sungai yang deras, sementara cave tubing dilakukan di aliran sungai yang tenang di dalam goa. Selain Goa Pindul, Yogyakarta mempunyai Goa Kalisuci dan Goa Glatik untuk cave tubing.

Goa Pindul Gunungkdul mempunyai panjang hingga 350 meter dan lebar sekitar 5 meter. Ada tiga zona yang mesti dilewati sepanjang menyusuri gua yaitu zona terang, zona remang, dan zona gelap. Zona terang berada di dekat mulut goa tempat dimulainya perjalanan. Disusul dengan zona remang dan terakhir zona gelap di bagian tengah.

Kedalaman air di Goa Pindul Yogyakarta beragam hingga mencapai 12 meter. Kegiatan cave tubing cukup aman dilakukan oleh mereka yang tak dapat berenang karena disediakan pelampung dan rompi keselamatan.

Sebelum sampai di mulut gua, peserta cave tubing harus berjalan kaki dari camp. Kemudian peserta mendapat pengarahan mengenai aktivitas ini dari pemandu atau operator wisata.

Sajian Keindahan Sepanjang Jalur Cave Tubing

Selama menyusuri gua, pemandu akan menerangkan berbagai informasi menarik untuk peserta. Pemandu juga akan menunjukkan stalaktit-stalaktit unik seperti stalaktit jantan, stalaktit puting, stalaktit gong, dan stalaktit tirai.

Goa Pindul Yogyakarta

Ukuran stalaktit terbesar di dalamnya berukuran 5 rentangan tangan orang dewasa yang disebut stalaktit soko guru. Air yang menetes dari stalaktit ini dipercaya dapat membuat cantik dan awet muda serta meningkatkan vitalitas bagi pria.

Pada bagian tengah gua ada ruang cukup besar dengan lubang di atasnya yang disebut Goa Njomplang. Lubang tersebut biasa dijadikan jalur masuk vertikal oleh tim SAR. Di tempat ini peserta dapat berenang, bermain air atau berfoto dengan latar gua yang indah.

Sebelum meninggalkan gua, peserta masih diperbolehkan mandi sampai puas di aliran sungai berdekatan. Setelah itu, harus naik ke atas bendungan dengan bantuan tali dan berjalan kembali ke camp.

Demi keamanan, kegiatan wisata ditutup sementara ketika musim hujan. Karena debit air di dalam gua akan naik dan arusnya pun deras sehingga dapat membahayakan keselamatan pengunjung.

Harga Paket Wisata

Untuk mengikuti aktivitas cave tubing, Anda harus membayar Rp35.000. Biaya ini termasuk sewa rompi pelampung, ban pinggang, pelatihan menyusuri gua, dan pemandu. Tempat wisata Goa Pindul Gunungkidul dibuka setiap hari mulai pukul 07.00-16.30 WIB.

Lokasi dan Rute ke Goa Pindul

Goa Pindul Yogyakarta berada di Desa Gelaran 1, Kecamatan Bejiharjo, Kabupaten Gunungkidul. Dengan angkutan umum dari Yogyakarta, Anda dapat menaiki bus jurusan Wonosari dari Terminal Giwangan.

Jika membawa kendaraan sendiri, dari kota Yogyakarta ikuti arah ke Wonosari melalui Bukit Bintang. Sampai di Wonosari, temukan Bundaran Siyono yang mempunyai simpang empat, ambil jalan ke arah kiri sampai perempatan. Kemudian lurus hingga bertemu perempatan besar. Belok ke kiri menuju ke Desa Bejiharjo melewati bangunan SMP lalu belok ke kiri lagi dan lurus hingga sampai ke Goa Pindul.

Bagi Anda yang memerlukan sewa kendaraan untuk menuju ke Goa Pindul Yogyakarta, dapat menghubungi kami di Sewa Motor Jogja. Kami menawarkan sepeda motor untuk disewa dengan harga terjangkau dan pelayanan memuaskan untuk Anda.