Masjid Syuhada Yogyakarta akan membuat pengunjung ikut mengenang perjuangan muslim dalam membela dan mempertahankan kemerdekaan. Kaum muslimin yang gugur di medan perang disebut sebagai syuhada, orang yang mati syahid. Masjid ini dibangun sebagai monumen sekaligus menjawab kebutuhan umat Islam untuk beribadah kepada Allah. Selain itu, juga menjadi peringatan hari proklamasi kamerdekaan RI dan mengenang Yogyakarta sebagai ibukota negara selama masa perjuangan.

Lalu, seperti apa daya tarik wisata religi di Masjid Syuhada Yogyakarta? Simak ulasannya berikut.

Masjid Dengan Banyak Tokoh Sejarah

Masjid ini dibangun di atas tanah wakaf milik Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Ketika itu, peletakan batu pertama dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang sedang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Tepatnya, pada saat perayaan kedua Hari Raya Kurban tahun 1950. Tidak hanya itu, Presiden Soekarno yang sedang memerintah juga turut serta menyampaikan sambutan khusus untuk pembangunan masjid.

Masjid Syuhada Yogyakarta

Salah satu tokoh penting nasional bernama Muhammad Natsir pernah merasakan menjadi khatib di mimbar masjid. Di waktu yang sama, Muhammad Natsir juga menjadi imam ibadah Shalat Jumat pertama. Selain itu, salah satu tokh proklamator bangsa, Muhammad Hatta (Bung Hatta), juga pernah memberikan kuliah umum atau ceramah di dalam aula masjid setelah pulang dari tanah suci.

Bangunan Masjid Sebagai Peringatan Proklamasi

Masjid ini memang didedikasikan sebagai monumen perjuangan umat muslim. Bangunannya juga dibuat agar identik dengan hari penting kemerdekaan Indonesia, khususnya pada bagian-bagian penting masjid. Misalnya, pada bagian depan masjid terdapat anak tangga berjumlah 17. Kemudian pada sisi gapura terdapat 8 buah tiang. Ada juga 4 kupel bawah dan 5 kupel atas. Semua bagian tersebut membangun masjid sebagai satu kesatuan seperti tanggal proklamasi Indonesia yaitu 17 Agustus (8) tahun 1945 (’45).

Keunikan Bangunan Masjid

Masjid Syuhada Yogyakarta

Hal unik lainnya, bangunan masjid mepunyai tiga lantai. Pada lantai pertama biasa digunakan sebagai aula atau ruang kuliah. Di lantai pertama terdapat 20 jendela sebagai pelengkap sekaligus pengingat atas 20 sifat Allah. Pada lantai kedua digunakan sebagai tempat shalat untuk wanita. Di dalam ruangan tersebut dilengkapi dengan dua tiang yang menyangga bangunan masjid menunjukan dua itikad manusia. Sedangkan lantai ketiga dimanfaatkan sebagai ruangan shalat utama. Di ruangan ini diselenggarakan ibadah Shalat Jumat lengkap dengan mihrabnya. Pada mihrab tersebut dilengkapi lima lubang angin untuk pengingat lima rukun Islam.

Lokasi dan rute ke Masjid Syuhada Yogyakarta

Lokasi Masjid Syuhada Yogyakarta berada di kawasan Kotabaru Yogyakarta. Tepatnya di Jalan I Dewa Nyoman Oka Nomor 13, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Akses menuju masjid ini sangat mudah karena letaknya di dalam kota. Jika menggunakan angkutan umum maka pengunjung bisa menaiki bus kota jalur 4. Pengunjung bisa turun di pertigaan Jembatan Gondolayu. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan menuju arah selatan kurang lebih berjarak 300 meter. Jika menggunakan kendaraan pribadi maka ikuti rute perjalanan bus kota jalur 4 hingga Jembatan Gondolayu.

Harga Tiket Masuk, Jam Buka Dan Fasilitas

Harga tiket masuk ke obyek wisata ini gratis, karena obyek wisata ini juga diperuntukan sebagai tempat ibadah seperti pada umumnya. Jam buka operasional sepanjang waktu. Masjid ini juga terbuka setiap saat untuk siapa saja. Bahkan ketika ada acara, pengunjung bebas ikut serta. Fasilitas umum yang tersedia sangat lengkap seperti masjid lainnya. Menariknya lagi, masjid ini memiliki banyak lokasi lain untuk dikunjungi. Seperti Tugu Jogja yang mempunyai jarak sekitar 1,7 kilometer atau tempat makan yang berjarak hanya 400 meter dari masjid.

Sebagai informasi tambahan, jagalah kebersihan dan kesucian masjid khususnya di wilayah tempat beribadah. Pengunjung juga sebaiknya tidak menimbulkan kegaduhan atau suara yang terlalu kencang agar tidak mengganggu pengunjung lain. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan wisata religi dengan bermalam di masjid saat Ramadhan atau merasakan suasana islami yang tenang dan damai. Ada baiknya juga, jika pengunjung ingin mengabadikan kunjungan, dengan berfoto bisa dilakukan tanpa menggunakan efek cahaya berlebihan.

Itulah ulasan tentang Masjid Syuhada Yogyakarta. Untuk memperlancar akses Anda ke berbagai tempat wisata populer di Jogja yang lainnya, manfaatkan saja layanan kami di Sewa Motor Jogja. Banyak pilihan motor, kendaraan pun selalu rutin dirawat.