Hanya ada di Indonesia! Begitulah banyak wisatawan menyebut Museum Sandi Yogyakarta. Memang, obyek wisata satu ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di dunia yang memamerkan koleksi benda dan peralatan persandian. Ada bermacam koleksi mulai dari jenis kode sandi hingga alat pengiriman pesan rahasia tersebut. Tidak hanya itu, wisatawan akan senang berlama-lama di museum karena ada pemandu yang siap menerangkan sejarah persandian dari seluruh koleksi yang ada.

Pastikan Anda mengunjungi museum ini untuk melengkapi kunjungan wisata edukasi. Jangan lewatkan pula edukasi sejarah di Museum Perjuangan. Lalu, seperti apa daya tarik wisata Museum Sandi Yogyakarta? Simak ulasannya berikut.

Mengenal Beragam Koleksi di Museum Sandi Yogyakarta

Museum Sandi Yogyakarta

Seperti namanya, Museum Sandi berisi beragam koleksi benda dan alat terkait persandian. Pengunjung akan diajak mengenal beragam koleksi persandian tersebut. Adanya beragam koleksi persandian ini, tentu tidak terlepas dari kerjasama antara Lembaga Sandi Negara dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Beberapa koleksi yang ada, yaitu buku kode sandi, telegraf, dokumen sandi, gambar, diorama, sepeda dan berbagai mesin sandi produksi Indonesia dan luar negeri.

Serunya Bermain Interaktif Memecahkan Kode

Selain bermacam koleksi benda dan peralatan terkait persandian, berkunjung ke obyek wisata ini juga memiliki keseruan lain. Di salah satu sudut museum, terdapat fasilitas multimedia yang telah dilengkapi dengan kecanggihan teknologi layar sentuh (touchscreen). Multimedia ini mampu mengajak pengunjung dalam keseruan bermain interaktif memecahkan kode. Ada juga permainan interaktif memecahkan sistem sandi. Pengunjung yang suka dengan tantangan memecahkan kode dan sistem sandi pasti akan senang menghabiskan waktu berjam-jam di sini.

Berkeliling Di 2 Lantai Museum

Obyek wisata ini hanya terdiri dari 2 lantai. Meskipun demikian, pengunjung akan sangat dimanjakan oleh 2 lantai yang luar biasa. Berkeliling di lantai pertama, pengunjung akan melihat ruang multimedia. Ruang multimedia tersebut mempunyai sebuah televisi yang mempertunjukan sejarah singkat terkait persandian di Indonesia dan dunia. Pada ruangan berikutnya, pengunjung akan melihat diorama penugasan sosok Roebiono, memorabilia, foto-foto dan fakta sejarah terkait perkembangan sandi di Indonesia. Di dua ruangan terakhir, tersedia koleksi alat sandi produksi Indonesia hasil karya Sekolah Tinggi Sandi Negara.

Museum Sandi Yogyakarta

Setelah puas berkeliling di lantai pertama, jangan dulu beranjak pergi. Lantai kedua juga menyuguhkan banyak koleksi menarik. Pengunjung masih bisa berkeliling di lantai 2 dengan melihat ruangan permainan interaktif. Permainan interaktif ini bisa dimainkan oleh semua kalangan usia khususnya anak-anak. Pada ruangan berikutnya, terdapat ruangan sandi yang menyajikan perkembangan sandi secara global. Berbeda dari lantai pertama yang khusus menyajikan perkembangan sandi selama masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya terdapat profil beserta memorabilia dari kepala Lembaga Sandi Negara.

Lokasi dan rute ke Museum Sandi Yogyakarta

Lokasi Museum Sandi Yogyakarta berada di Jalan Faridan Muridan Noto nomor 21, Kota Baru, Yogyakarta. Tepatnya, di gedung bekas kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah. Lokasinya sangat mudah dijangkau. Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dengan menaiki bus Transjogja karena halte bus berada tidak jauh dari lokasi museum.

Rute menuju ke lokasi dengan kendaraan pribadi bisa dimulai dari jalur Universitas Gadjah Mada (UGM). Dari UGM langsung menuju arah Jalan C Simanjuntak. Kemudian belok kanan ke arah Jalan Jendral Soedirman. Selanjutnya belok kiri ke arah Jalan Faridan Muridan Noto. Tidak jauh dari situ akan terlihat Museum Sandi di sebelah kanan jalan.

Harga tiket masuk, jam buka dan fasilitas

Harga tiket masuk ke museum untuk pengunjung yaitu gratis atau tidak dikenakan biaya. Jam buka operasional museum pada hari Senin-Kamis pukul 08.30-15.00 WIB. Pada hari Jumat pukul 08.30-11.30 WIB. Pada hari Sabtu-Minggu pukul 09.00-12.00 WIB. Selanjutnya pada hari libur nasional, museum ditutup. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap seperti tempat ibadah, toilet umum, tempat parkir dan tempat makan. Jadi, pengunjung bisa berwisata dengan nyaman.

Itulah ulasan tentang Museum Sandi Yogyakarta. Sebagai tambahan, selalu jaga kesopanan dan kehati-hatian selama di ruangan-ruangan museum. Sebaiknya, ikuti setiap aturan dan informasi yang diberikan oleh pemandu museum. Jangan lupa untuk memastikan baterai dan memori kamera dalam kondisi baik untuk mengabadikan setiap momen penting dalam museum. Dan, serahkan urusan transportasi roda dua Anda pada Sewa Motor Jogja. Tentu akses ke berbagai lokasi wisata jadi lebih mudah.