Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto merupakan presiden kedua Indonesia yang pernah menjabat pada tahun 1967-1998. Beliau lahir pada tanggal 8 Juni 1921 di Desa Argomulyo, Yogyakarta. Dan untuk mengenang jasa dan prestasi beliau terhadap bangsa Indonesia, kemudian dibangunlah Museum Soeharto Yogyakarta.

Sejarah dan Serunya Wisata di Museum Soeharto Yogyakarta

museum-soeharto-yogyakarta

Museum Soeharto Yogyakarta merupakan sebuah bangunan yang menyimpan sejarah dan berdiri diatas lahan seluas 3.620 meter.  Museum ini menyimpan beberapa peninggalan-peninggalan H.M Soeharto pada masanya. Museum ini diresmikan pada tahun 2013 oleh Bapak H. Probosutedjo dan Siti Hardijanti Rukmana atau dikenal dengan Mbak Tutut. Beliau berdua merupakan adik kandung dan puti H.M. Soeharto.

Tujuan utama dibangunnya museum ini yaitu untuk mengenang jasa sekaligus prestasi beliau untuk Indonesia selama menjabat sebagai Presiden RI kurang lebih 32 tahun lamanya. Selain itu, sekaligus sebagai inspirasi dan mematik semangat generasi muda untuk meneladani jasa dan prestasi beliau. Museum Soeharto secara keseluruhan terdiri dari beberapa bangunan utama yaitu pendopo, diorama dan sebuah masjid.

Belajar Sejarah Sekaligus Mengenang Jasa dan Prestasi H.M Soeharto

Sebelum memasuki museum, Anda akan disambut oleh patung yang cukup besar karya seniman Edhie Sunarso. Ada sebuah batu prasasti peresmian yang tepat berada di sampingnya. Sementara, koleksi yang tersimpan dalam museum berupa kenangan milik Soeharto saat berdinas kemiliteran dan saat menjabat sebagai presiden ke-dua Republik Indonesia.

Saat pertama kali masuk museum, Anda akan disambut sebuah peranti multimedia berisikan seputar kegiatan Soeharto dan sebuah buku elektronik yang berada di pendopo museum. Buku elektronik tersebut berisikan biografi sekaligus kegiatan sang Jenderal Besar Soeharto semasa hidupnya, mulai sebelum menjabat sebagai presiden, saat penguasaan dan karir kemiliteran.

Menuju ke ruang diorama, Anda akan disuguhkan koleksi-koleksi lengkap dari museum seperti instalasi roll film yang berisi dokumentasi visual perjuangan Soeharto. Dan sebuah diorama yang menceritakan perjuangan Soeharto bersama Panglim Besar Jenderal Sudirman saat melakukan koordinasi serangan 1 Maret 1949.

museum-soeharto-yogyakarta

Selain itu, ada juga sebuah penggambaran ketika Soeharto menerima penghargaan dalam swasembada pangan dan diundang oleh FAO di Roma pada tahun 1985. Dan di ruang diorama inilah, ruang utama Museum Soeharto Yogyakarta berada. Keunikan lain museum ini terletak pada langit-langit pendopo museum yang terdapat gambar pahlawan sekaligus menunjukkan nilai seni yang tinggi.

Ketika Anda sampai di pintu keluar, Anda akan disuguhi potret H. Probosutedjo yang merupakan adik kandung H.M Soeharto sekaligus pemrakarsa, pendiri dan penanggung jawab museum ini.  Sementara itu, di halaman belakangnya Anda akan melihat sebuah petilasan tempat Ibu Soekirah melahirkan H.M Soeharto. Dan juga sebuah musala serta prasasti bertuliskan ‘Sa-Sa-Sa’ yang berarti ‘Sabar-Saleh-Sareh’.

Disamping petilasan prasasti tesebut terdapat sebuah rumah joglo sederhana namun tetap terlihat modern. Serta terdapat juga watu blorok yang dikatakan sebagai tempat penyampaian pesan atau isyarat.

Oleh karena itu, Museum Soeharto Yogyakarta sangat cocok untuk Anda jadikan salah satu pilihan wisata saat berkunjung ke Jogja. Jangan lupa mengajak sanak saudara, teman bahkan putra-putri Anda. Sehingga Anda bisa mengenalkan kepada Mereka tentang sejarah perjuangan salah satu mantan Presiden ke-dua RI dari sejak dini.

Spot Berfoto yang Unik

Selain berkeliling melihat, mengenang sambil belajar keteladanan melalui beliau. Anda juga bisa mengabadikan momen berkunjung Anda dengan berfoto. Berlatarkan peninggalan-peninggalan sejarah H.M Soeharto, hasil foto Anda pun akan terlihat lebih unik dan klasik.

Lokasi, Akses Jalan dan Rute Museum Soeharto Yogyakarta

Objek wisata Museum Soeharto Yogyakarta ini terletak di kampung halaman beliau. Lebih tepatnya di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Berjarak sekitar 10 km dari pusat kota. Akses jalan menuju Museum Soeharto sudah sangat bagus, sehingga Anda tidak akan mengalami kesulitan yang berarti saat perjalanan.

Museum ini dapat di akses melalui beberapa jalan alternatif, diantaranya melalui jalan Wates Km 10 Polsek Pedes Sedayu dan dari Jalan Godean menuju ke arah Pasar Menulis sekitar 200 m. Atau jika masih bingung, Anda bisa memanfaatkan google maps Anda.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Museum Soeharto

Objek wisata Museum Soeharto Yogyakarta ini buka setiap hari pada pukul 08.00-17.00 WIB. Untuk harga tiketnya sendiri, di museum ini pengunjung tidak ditarik biaya sedikitpun. Hanya saja Anda tetap harus membayar parkir kendaraan sebesar Rp2.000,00 untuk roda dua dan Rp5.000,00 untuk kendaraan roda empat.

Demikianlah sedikit informasi dan ulasan mengenai Museum Soeharto Yogyakarta. Untuk alat transportasi menuju lokasi wisata, Anda bisa menyewa motor di sewamotorjogja.id. Selamat berlibur dan belajar. Semoga liburan Anda menyenangkan.