Kasongan merupakan daerah penghasil gerabah di Yogyakarta. Gerabah yang dihasilkan oleh para pengrajin dari daerah ini telah tersebar ke beberapa tempat tumpuan wisatawan seperti Malioboro. Namun, bagi Anda yang ingin berkenalan lebih dekat dengan souvenir ini, bisa mengunjungi sentra kerajinan gerabah Kasongan di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY.

Di desa ini, tak kurang 300 pengrajin dengan sekitar seribu tenaga kerja melakukan produksi aneka kerajinan dari tanah liat tersebut.

Sejarah Sentra Kerajinan Gerabah Kasongan Yogyakarta

Menurut beberapa sumber, asal mula aktivitas membuat gerabah di Kasongan berawal sejak zaman Belanda. Ketika itu, warga Kasongan dan sekitarnya masih berprofesi sebagai petani. Hingga suatu hari warga menemukan seekor kuda yang diyakini milik pejabat Belanda, dalam keadaan mati di tanah mereka.

Lantaran ketakutan, mereka meninggalkan tanah tersebut dan membiarkannya. Beberapa waktu kemudian, datang sekumpulan orang yang memiliki keterampilan membuat gerabah tanah liat ke desa tak berpenghuni tersebut. Sejak itulah desa menjadi ramai kembali dan warga berganti profesi menjadi pengrajin gerabah.

Produk Desa Wisata Kerajinan Gerabah Kasongan Yogyakarta

Patung Loro Blonyo menjadi produk yang banyak dicari oleh wisatawan sebagai buah tangan. Patung ini istimewa karena berbentuk sepasang pengantin dengan busana adat Jawa sedang duduk bersimpuh yang sangat legendaris. Selain itu, Anda juga bisa memperoleh souvenir lain seperti guci, pot atau vas bunga, air mancur, wuwung, dan lain-lain.

Guci yang dihasilkan di Kasongan umumnya menggunakan finishing alami dengan cat sebagai pewarna bagian luar guci. Guci ini lebih awet dan tersedia dengan beraneka macam motif orisinil khas Kasongan.

Di samping finishing dengan cat, guci kasongan juga mempunyai varian dengan finishing mozaik atau potongan keramik yang disusun hingga mendapatkan motif yang cantik. Ada juga guci yang dipoles dengan desain glamour dan mewah.

Untuk Anda yang menyukai patung, selain Loro Blonyo ada juga patung Punakawan, patung Budha, dan lain-lain. Produk lain yang juga digemari pelancong adalah wuwung atau puncak atap rumah. Di sentra kerajinan gerabah Kasongan ini, wuwung yang diproduksi tidak seperti genteng biasa, melainkan bercorak dan motif yang menarik.

Melihat Proses Produksi Gerabah Kasongan

Melalui showroom dan koperasi yang dikelola oleh Dinas Perindagkop Kabupaten Bantul, produk gerabah Kasongan sudah diekspor ke Eropa, Amerika, dan Asia.

Di kantor koperasi Setya Bawana yang terletak satu kompleks dengan Hotel Edotel ini, Anda bisa melihat-lihat aneka produk keramik di ruang workshop. Di ruang bagian belakang showroom ini, Anda boleh melihat langsung proses pembuatan gerabah.

Anda bisa juga mencoba membuat keramik dengan peralatan yang ada dengan bimbingan pengrajin yang ada di sana.

Harga Gerabah Kasongan

Harga souvenir gerabah Kasongan bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung jenis produk, ukuran, tingkat kesulitan proses pengerjaannya. Souvenir di sentra kerajinan gerabah Kasongan yang paling murah yaitu asbak, tempat lilin, tempat pensil, dan patung berukuran kecil.

Sementara souvenir yang tergolong mahal yaitu guci, wuwung, dan patung berukuran besar dengan corak yang rumit.

Namun, harga produk gerabah di desa wisata ini lebih murah daripada di tempat lain seperti Candi Borobudur dan Malioboro. Anda juga masih bisa menawar untuk memperoleh harga terbaik.

Cara Menuju Wisata Kerajinan Gerabah Kasongan Yogyakarta

Dari Yogyakarta, sentra kerajinan gerabah Kasongan bisa dicapai dengan berkendara sejauh 8 hingga 10 km. Anda bisa mengambil rute melewati Pojok Benteng Kulon, apabila Anda dari pusat kota Yogya, kemudian lurus ke arah selatan menuju perempatan Dongkelan. Dari perempatan ini, Anda harus melaju ke arah selatan, tepatnya Jalan Bantul.

Di sebelah kanan Jalan Bantul, Anda akan mendapati Gapura Desa Wisata Kasongan sekitar 3km dari perempatan Dongkelan. Gapura ditandai dengan patung kuda di sebelah kanan dan kirinya, seakan menyambut kedatangan pengunjung. Dari gapura, lanjutkan perjalanan ke arah barat, lurus hingga menjumpai jembatan dengan gapura di ujungnya. Di wilayah inilah Kasongan yang masuk ke dalam Desa Bangunjiwo berada.

Berkunjung ke lokasi sentra kerajinan gerabah Kasongan merupakan solusi tepat untuk Anda yang ingin melihat-lihat koleksi gerabah, belajar membuatnya atau sekadar berburu produk gerabah yang lebih murah. Soal transportasi, manfaatkan saja layanan kami di sewamotorjogja.id untuk mendapatkan sepeda motor sewa yang murah dan nyaman.